Pelaksanaan pemilihan calon anggota legislatif (caleg) sudah berada di ambang pintu, semakin hari semakin dekat akan tiba saatnya kita menentukan nasib bangsa Indonesia 5 (lima) tahun mendatang dengan memilih wakil-wakil rakyat yang akan duduk di DPR, DPRD I dan DPRD II serta calon anggota DPD. Diharapkan kepada masyarakat agar tidak gampang terpengaruh dengan janji atau slogan para caleg.
Mungkin saja, sejumlah caleg yang diusung beberapa partai, tingkat kemampuan berpikirnya masih jauh dan tidak sesuai harapan masyarakat, baik dari segi pendidikan, moralitas, produktifitas serta etika berpolitiknya belum layak dijadikan sebagai panutan untuk menjadi wakil rakyat, karena kadar kepekaannya dan pengetahuan terhadap kebutuhan masyarakat mayoritas caleg tidak mengerti dan yang menjadi hal yang paling kita ketahui semua adalah para caleg biasanya berasal dari orang kaya (memiliki modal besar) dan berkedudukan saja, namun ada juga caleg-caleg yang benar-benar di pandang masyarakat sekitarnya, partai serta dari segi ilmu berpolitiknya telah disenangi banyak orang.
Dapat kita saksikan sendiri dimana-mana di seluruh Indonesia, di tepi-tepi jalan raya, di perkampungan bahkan di atas jembatan terpampang baleho-baleho baik yang ukuran besar maupun kecil. Selain memperkenalkan diri dengan memajang foto mereka, disana juga terdapat tulisan-tulisan yang mengajak masyarakat bersatu padu dengan golongan mereka untuk memperbaiki masa depan bangsa.
Bagi kita yang mudah terpengaruh dan belum mengerti politik sebaiknya lebih banyak bertanya kepada para ahli agar tidak salah menentukan arah pena saat mencontreng kertas suara nantinya.






Ikuti Berita terbarunya bersama kami.
JABAR
2009
KALTIM
2009
SULSEL
2009
Copyright © 2009. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009